Kopi Nikmat Indonesia Adanya Di MantapCoffee.com

0 comments

Salam pencinta kopi indonesia,

adalah sesuatu melegakan ketika kita menyeruput secangkir kopi nikmat indonesia dengan ber-aneka produk pilihan kopi mantap. Hal menarik saat kita menikmati kopi adalah dengan bersantai dan bercanda dengan teman-teman dan kerabat. Menikmati kopi di waktu santai dengan pemandangan yang indah merupakan pengalaman yang unik dan langka.



Seperti yang kita ketahui bersama, Kopi Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar di dunia dari segi hasil produksi. Kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok difungsikan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak Indonesia sangat ideal bagi iklim mikro untuk pertumbuhan dan produksi kopi. sebut saja beberapa nama terkenal seperti kopi lampung, kopi luwak, kopi toraja, kopi jawa dan kopi gayo aceh yang bahkan memiliki kualitas ekspor, tersiar kabar bahkan kedai kopi sekaliber starbucks juga memiliki produk kopi unggulan sumatra ini.
sumatra coffee
kini jika kita mencintai produk hasil karya anak bangsa sendiri, mencintai produk dalam negeri, sudah saatnya kita beralih mengkonsumsi produk dalam negeri, kini telah hadir kopi terbaik indonesia di mantapcoffee.com

mantap coffee menyediakan ber-aneka pilihan kopi indonesia. kopi mantap terlengkap. silahkan berkunjung di mantap coffee.




Readmore»

New Honda CBR 150 R 2015 black speedy Part I

0 comments

welcome home..
DSC_0387

Honda CBR 150 R 2015 black 
new honda cbr150r 2015

Readmore»

Perkalian Matematika VS Logika Perumpamaan

10 comments

beberapa hari belakangan lagi heboh masalah perkalian matematika karena guru menyalahkan perhitungan muridnya. cek dis pikcer

trus siapa yang salah.
penerawang aku sih begini yya. Kalau mengajar matematik guru nya yg salah! tp kalau mengajar tata letak sesuai dengar peraturan/kebiasaan di indonesia guru itu benar!, disini guru sudah tak mengajarkan ilmu eksak matematik lagi, tp sudah mengarah ke ilmu sosial, dimana murid di dogma di doktrin bahwa penempatan perkalian di indonesia adalah "pengali X bilangan yang dikali" kalau penempatan pengali dan bilangan tak sesuai kesepakatan di indonesia maka salah, OH MY GOD! itu bukan ilmu eksak lagi namanya, tp sudah ilmu sosial. baca : http://edukasi.kompas.com/read/2014/09/22/21490921/Belajar.Matematika.Belajar.Soal.Bangsa  

sekarang mau coba ngebahas kasus dengan ilmu eksak.

kasus-1 :
3 sapi x 5 sapi = 15 sapi. 
3 sapi x 5 kerbau = 3 sapi 5 kerbau = 5 kerbau 3 sapi = 8 hewan = 8 mamalia = 8 ternak

kasus-2
3 kali minum obat dalam 1 hari, kasusnya adalah jumlah minum obat dikali jumlah hari.
ini sebenarnya hal yg gak bisa dikalikan karena beda jenis yaitu jumlah minum obat dan jumlah hari.
yang bisa dikalikan itu adalah jumlah hari dikali jumlah hari, jumlah obat dikali jumlah obat. kalaupun ada hasil perkalian obat dikali hari, maka totalnya itu tidak bisa disebut jumlah obat ataupun jumlah hari, karena itu hal yang gak bisa disatukan karena beda jenis.

aku juga salah memahami resep dokter, krn pas diterangin dijelasin perkalian resep obat apa aja jawabnya iya iya saja. pas nyampe rumah baru ngeh ini yg dikali sama dokter jenis variable apa aja soalnya ga ditulis jenis variablenya jd lupa, yg ditulis hanya angkanya saja, untuk menafsirkannya yya ngira2 aja variable apa aja yg dikalikan, tebak2 buah manggis lah istilahnya, siapa tau bs menang lotre :D hehehe. dan ternyata baru tau biasanya dokter mengalikan variable jumlah jam dalam sehari / jumlah minum x jumlah tablet, dan yg ditulis oleh dokter hanyalah jumlah minum x jumlah obat. bagaimana kalo ada resep dokter yang mengalikan 3 variable.
jumlah minum x jumlah jam x jumlah dosis(sendok makan/ sendok teh/ tablet / kaplet / 100 mililiter) ? 3X1 ? kurasa itu hanyalah kesepakatan dokter -pasien (ilmu sosial), bukan masalah perkalian matematika (ilmu eksak) ?
 
kenapa angka 3 diletakkan didepan, bisa gak angka 3 ditaruk dibelakang, jawabannya bisa dalam ilmu matematik tp belum tentu bisa dalam ilmu sosial, karena itu adalah kebiasaan penulisan dokter-dokter diindonesia. sebenarnya peletakan angka itu bukanlah harga mati, tp karena kita sudah di doktrin maka itu lah yg benar menurut kebanyakan orang di indonesia, contoh doktrin lain kalau aku dari kecil diajarkan dan diperlihatkan warna putih tp disebutnya hijau dan semua orang bilang hijau walaupun warnanya putih, maka aku akan bilang itu hijau!

contoh lain, di indonesia orang mengangguk an kepala itu berarti = iya/benar!,
tp di india? menggelengkan gelengkan kepala itu = iya! kenapa bisa begitu, krn doktrin!
contoh doktrin lain. mau beli oase tp pas datang ke kios malah minta aqua, mau beli attack tp pas datang ke kios malah minta beli rinso, odol? pepsodent? dst .

Kasus-3
“Ahmad dan Ali harus memindahkan bata yang jumlahnya sama, 24. Karena Ahmad lebih kuat, ia membawa 6 bata sebanyak 4 kali, secara matematis ditulis 4 x 6. Tetapi, Ali yang badannya lebih kecil, hanya mampu membawa 4 bata sebanyak 6 kali,

Karena Ahmad lebih kuat, ia membawa 6 bata sebanyak 4 kali
6 bata X 4 bata = 24 bata
6 bata X 4 pikul-an = ?
6 bata X 4 = 24 bata

Ali yang badannya lebih kecil, hanya mampu membawa 4 bata sebanyak 6 kali
4 bata X 6 bata =24 bata
4 bata X 6 pikul = ?
4 bata X 6 =  24 batamenurut aku ditiap angka itu mewakili jenis variable, kalau variable yg sama dikalikan maka menghasil kan variable yang sama contoh 3 bata x 2 bata = 6 bata
tp kalau perkalian variable berbeda maka hasilnya bs menghasilkan variable lain atau variable yg berbeda. contoh 2 panjang x 3 lebar = 6 luas.
 
matematika itu ilmu pasti, ilmu yg tak pasti itu ilmu sosial.

kasus-4
panjang x lebar hasilnya jumlah totalnya disebut luas, bukan total panjang bukan total lebar. karena panjang dan lebar itu hal yang berbeda. yang bisa dikali adalah panjang x panjang dan lebar x lebar, bisa dikalikan tp totalnya bukanlah total panjang atau total lebar. krn panjang dan lebar itu gak bisa dikali, hasil perkalian panjang dan lebar disebut luas, bukan total panjang atau bukan total lebar.

kasus-5

 .5 donat + 5 donat +5 donat + 5 donat + 5 donat + 5 donat = 30 donat = benar!
.6 piring x 5 donat = 30 donat = salah!
.6 piring x 5 donat tidak sama dengan 5donat+5donat+5donat+5donat+5donat+5donat!
.6 piring x 5 donat = 6 piring dimana ditiap piring ada 5 donat = benar!
.6 donat x 5donat = 30 donat = benar !


dimana masing-masing donat ditumpuk agar gampang di kali kan. jangan terkecoh oleh piring. piring jgn dimasukkan dalam jenis variable untuk dikalikan.

adalah perumpamaan yang salah jika 6 piring x 5donat = 30 donat! 
6 itu adalah perulangan donat yg ditumpuk kalau dijumlah ada 6
6 X 5 donat = 30 donat,

didunia komputer sekalipun jg seperti itu >>  1 + 2 tidak sama dengan tiga!
kalau jenis tipe data kedua variable itu berbeda maka hasilnya adalah error! atau 1+2 = 12.
makanya kunci utama nya adalah kesamaan variable menghasilkan variable yang sama.
kalau variable berbeda maka hasilnya berbeda pula.

aku memang tak memakai teori-teori dari tokoh matematika terkemuka, tp dari logika pemograman, harusnya logika pemograman sudah memakai cara kerja atau logika matematika.

oya ada pertanyaan perkalian neh, 
no1 .berapakah jumlah perkalian 3 orang X 5 monyet ?
a. 15 monyet
b. 15 orang
c. 3 orang 5 monyet
d. 3 monyet 5 orang
e. semua salah

no2 . kalau hati aku dikalikan sama hati kamu berapa yah:D? 

lihat gambar dan jelaskan gimana caranya supaya 6x4 tidak sama dengan 4x6 ! baik itu logika anda ataupun hasil perkalian! 

produk ini buatan microsoft, tdk mungkin produk microsoft ini tdk memakai ilmu pasti matematika. akan pusing orang seluruh dunia kalau memakai ilmu tata letak bahasa sebagai patokan, krn penafsiran bisa berbeda. dan yang terjadi sekarang adalah perdebatan tata letak kata/bahasa bukan pada kalkulasi matematik itu sendiri. perkalian matematika itu yya perkalian angka atas dua atau lebih variable. inputnya pasti output nya juga pasti. bukan masalah penataan tata letak pengunaan bahasa "pengali x bilangan VS bilangan X pengali".
kalau anda terbiasa dengan cara indonesia dan membatasi anak di indonesia untuk memahami matematik dengan cara indonesia saja kurasa itu keliru. matematik itu ilmu pasti, jgn doktrin, jgn kurung, jgn batasi anak dalam berhitung.


aku berpendapat, hasil perbaikan perkalian guru itu memang tak salah, tp harusnya guru tersebut jg tak harus menyalahi si murid. cukup dengan mengingatkan bahwa cara murid benar walaupun bpk lebih menekankan aturan dan kesepakatan di indonesia. secara matematika benar, secara bahasa dan kesepakatan di indonesia salah. tp sekarang kita lagi belajar matematika secara umum, bukan matematika dlm bahasa indonesia sesuai kesepakatan orang indonesia itu namanya pelajaran ilmu sosial bukan ilmu eksak. jadi bpk tidak menyalahkan adik. cukup mengingatkan. matematika internasional itu seperti apa. lihat perkalian internasional di link berikut --> http://en.wikipedia.org/wiki/Multiplication
lihat perhitungan persamaan berikut, angka itu boleh diletakkan dimana saja asal hasilnya sama, jgn batasi pada cara indonesia, ini matematika berlaku internasional, bukan cuma di indonesia. lihat penempatan perkalian angka berikut, apakah ini sudah sesuai dengan tata letak di indonesia???.
13 × 21 = (1 + 4 + 8) × 21 = (1 × 21) + (4 × 21) + (8 × 21) = 21 + 84 + 168 = 273.

hari ini rabu, 24 september'14 ada yg memperdebatkan tentang hal ini, ia http://www.nunuelfasa.com/ masih mempertanyakan dan mengatakan bahwa semua yang saya jelaskan diatas adalah "TEORI NGAUR", akan tetapi beliau sendiri juga tidak punya teori ahli matematika yang menyatakan bahwa 4x6 tidak sama dengan 6x4. #note : angkanya tak harus 4 dan 6 yya. Silahkan teman-teman sharing di kolom komentar kalau punya teori, logika matematika,teori kesepakatan di indonesia yang menjelaskan bahwa 4x6 tidak sama dengan 6x4 !

last statement 18 september 2014 + 2 hari = ?, 20 september 2014 = salah!
jawaban yang benar adalah september 20, 2014. karena saya maunya jawaban anda adalah dalam perhitungan matematika dengan format bahasa inggris :D kwkwkw

dis is ebot de feri besik of meth logic ai thing"<<bahasa inggris penulisan dalm indo neh",
gmn menurut teman?

Readmore»

Karakter orang dari cara makan tahu

0 comments

Mengetahui karakter seseorang dari caranya makan tahu goreng :

•KONSERVATIF:
Gigit tahu dulu, baru gigit cabe.

•PROGRESIF:
Gigit cabe dulu, baru gigit tahu.

•SPEKULATIF:
Begitu nemu cabe langsung main gigit dgn harapan di dekat situ pasti ada tahu

•IMAJINATIF:
Belum gigit cabe udah merasa kepedesan.

•OPTIMIS:
Yakin tahu akan segera muncul, sambil nunggu ngemil cabe dulu ah...

•PERMISIF:
Tahu & cabenya dicomot orang, diem aja.

•MASOKIS:
Gigit cabe 10 biji kagak pake tahu.

•OBSESIF-KOMPULSIF:
Sebelum makan dihitung dulu biar yakin jumlah tahunya sama dg jumlah cabenya.

•MANIPULATIF:
Dekatin tukang tahu biar dapet gratisan

•DRAMATIS:
Abis makan tahu pake cabe nangis kepedesan, trus ngesot sambil meratap ke dispenser air.

•EKSIBISIONIS:
Sebelum makan bilang ke orang sebelah, “Lihat nih gue mau makan tahu pake cabe”.

•KAPITALIS:
Tahunya dimakan, cabenya ditanem spy nanti kl tumbuh bisa dijual, duitnya buat beli tahu.

•FANATIK:
Kalo ketemu orang yg cara makan tahunya berbeda, lgsg ngamuk

•KRITIS:
Nanya, “kenapa sih kita harus makan tahu pake cabe bkn pake rhemason? Kan sama pedesnya?”

•MELANKOLIS:
Udah gigit cabe, eh pas mau gigit tahu kesenggol orang. Tahunya jatuh......
Nangis

Readmore»